Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Daerah

Dosen UIM Makassar Buka Suara Terkait Insiden Ludahi Kasir, Upayakan Jalur Damai

×

Dosen UIM Makassar Buka Suara Terkait Insiden Ludahi Kasir, Upayakan Jalur Damai

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar video viral dosen UIM Makassar ludahi kasir/ Instagram

Solusiindonesia.com — Amal Said, dosen Universitas Islam Makassar (UIM) yang viral karena aksi meludahi kasir sebuah swalayan di Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya memberikan klarifikasi. Pasca dilaporkan ke pihak berwajib, Amal berharap perselisihan tersebut dapat diselesaikan melalui mediasi atau kekeluargaan.

Kasus ini mencuat setelah video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tidak terpuji tersebut tersebar luas di media sosial. Korban yang merasa keberatan telah melayangkan laporan resmi ke Polsek Tamalanrea.

Amal Said mengonfirmasi bahwa saat ini telah terjalin komunikasi antara pihak kampus, kepolisian, dan manajemen swalayan untuk mencari jalan tengah. Ia mengaku tidak menginginkan masalah ini berlanjut hingga ke meja hijau.

“Sudah ada komunikasi antara polisi, pihak kampus, dengan pihak swalayan untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Amal kepada media, Sabtu (27/12/2025).

Meski menyatakan siap mengikuti prosedur hukum yang berlaku, ia sangat berharap ada ruang mediasi (Restorative Justice). “Saya tidak berharap begitu (diproses hukum), tapi kalau terpaksa apa boleh buat. Ada mau klarifikasi juga,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Amal memberikan pembelaan terkait pemicu emosinya. Ia membantah narasi yang menyebutkan dirinya sengaja menyerobot antrean pelanggan lain.

Menurut versinya, kejadian bermula saat ia melihat salah satu meja kasir dalam keadaan kosong, Posisi Awal ia mengaku berada di antrean yang cukup panjang (sekitar tujuh orang). Tindakan berpindah ke meja kasir lain yang ia anggap sedang tidak melayani pelanggan. Dan Pemicu Konflik karena ia merasa tersinggung saat ditegur oleh staf swalayan dengan cara yang menurutnya kurang tepat.

“Saya kan dituduh menyerobot antrean. Sebenarnya tidak, saya itu kan pindah dari antrean yang tujuh orang ke antrean yang sudah kosong. Tidak benar itu saya menyerobot,” tegas Amal.

Hingga saat ini, pihak Polsek Tamalanrea masih memproses laporan yang diajukan oleh kasir swalayan tersebut. Langkah klarifikasi dari pihak terlapor (Amal Said) diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kronologi kejadian bagi penyidik.

Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat latar belakang terlapor sebagai seorang tenaga pendidik di salah satu universitas ternama di Makassar. Pihak kampus UIM sendiri diketahui terus memantau perkembangan kasus yang menyeret salah satu dosennya tersebut.

Image Slide 1