Solusiindonesia.com — Bupati Sidoarjo, Subandi, bergerak cepat merespons keluhan warga terkait infrastruktur jalan yang rusak. Pada Kamis (5/2/2026), orang nomor satu di Sidoarjo tersebut turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik strategis untuk memastikan percepatan perbaikan jalan berlubang di wilayahnya.
Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan pengguna jalan dan kelancaran distribusi ekonomi yang sempat terhambat akibat kerusakan jalan, terutama saat memasuki musim penghujan.
Dalam peninjauan lapangan tersebut, Bupati Subandi memprioritaskan penanganan pada tiga jalur padat aktivitas yang mengalami kerusakan cukup parah, yakni Ruas Jalan Sekardangan–Gebang, Ruas Jalan Jati–Sidodadi, dan Ruas Jalan Sidodadi–Durung Bedug
Bupati menegaskan bahwa perbaikan di ketiga ruas ini harus tuntas tanpa penundaan. Ia menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo untuk langsung mengerahkan alat berat dan material di hari yang sama.

Saat memantau lokasi di Jalan Jati–Sidodadi, Subandi memberikan arahan teknis yang ketat kepada tim di lapangan. Ia melarang penggunaan aspal coldmix dan mewajibkan seluruh perbaikan menggunakan aspal hotmix.
“Hari ini langsung kerja. Material sudah siap semua, tidak boleh menunggu besok. Saya tidak mau pakai coldmix, harus hotmix semuanya agar aspal awet dan tidak mudah hancur karena air hujan,” tegas Subandi.
Kualitas pengaspalan menjadi perhatian utama mengingat cuaca ekstrem yang kerap melanda Sidoarjo. Standar penggunaan hotmix ini juga diberlakukan bagi seluruh proyek perbaikan jalan di tingkat kecamatan.
Untuk menghindari tumpang tindih kewenangan, Pemkab Sidoarjo telah memetakan pembagian tugas secara jelas Dinas PUBMSDA bertanggung jawab pada jalan-jalan utama berstatus kabupaten. Sementara Pemerintah Kecamatan (PIWK) menangani jalan lingkungan dan jalan berskala wilayah melalui Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan.
Subandi juga menugaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah untuk mengawal ketat pelaksanaan program PIWK di setiap kecamatan agar progresnya terpantau harian.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mematok target ambisius agar seluruh akses jalan di Sidoarjo kembali mulus sebelum memasuki bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.
“Harapan kita, saat puasa dan Lebaran nanti sudah tidak ada lagi jalan rusak. Masyarakat harus bisa menikmati akses yang aman dan nyaman saat mobilitas meningkat,” pungkasnya.







