Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Daerah

Meski Berduka, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Korban Kecelakaan dan Beri Beasiswa

×

Meski Berduka, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Korban Kecelakaan dan Beri Beasiswa

Sebarkan artikel ini
Moge milik Bos rokok HS pasca kecelakaan. Foto: Instagram

Solusiindonesia.com — Duka mendalam sedang menyelimuti keluarga besar Surya Group. Namun, di tengah masa sulit tersebut, sang pendiri, Haji Muhammad Suryo, justru menunjukkan besarnya rasa tanggung jawab yang menyentuh hati banyak pihak.

Insiden kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Simpang Empat Mlangsen, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) lalu, tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi Haji Suryo, tetapi juga duka cita mendalam atas berpulangnya istri tercinta, Hj. Anis Syarifah. Meski demikian, pengusaha rokok HS ini memilih untuk tetap mengedepankan sisi kemanusiaan terhadap korban lainnya.

Kecelakaan tersebut turut melibatkan Abdullah dan putranya, Deva. Saat ini, keduanya tengah menjalani perawatan intensif di bangsal VVIP RSUD Wates. Sebagai bentuk tanggung jawab nyata, pihak Surya Group telah memastikan bahwa seluruh biaya medis kedua korban ditanggung sepenuhnya hingga sembuh total.

Tidak berhenti di situ, Haji Suryo juga memberikan santunan berupa:

  • Penggantian Unit Kendaraan: Satu unit sepeda motor baru diberikan untuk menggantikan kendaraan korban yang rusak akibat kecelakaan.
  • Jaminan Pendidikan (Beasiswa): Komitmen jangka panjang diberikan kepada Deva, yang saat ini masih duduk di kelas 4 SD, berupa beasiswa penuh hingga jenjang perguruan tinggi.

Meski belum bisa bertatap muka karena masih menjalani perawatan di RS JIH Yogyakarta, Haji Suryo menyempatkan diri menghubungi Abdullah melalui video call pada Selasa (3/3/2026).

Suasana haru pecah ketika kedua belah pihak justru saling melempar permohonan maaf dalam bahasa Jawa yang santun.

“Pangapunten nggih, Pak, dhalem mboten saget sowan. Kula ugi njaluk sepura yen ana salahku,” ucap Haji Suryo dengan nada rendah hati dari tempat tidurnya.

Abdullah pun menyambut hangat niat baik tersebut. Ia menyampaikan rasa duka citanya atas kepergian istri Haji Suryo dan menegaskan bahwa kejadian ini adalah musibah yang tidak diinginkan oleh siapapun.

Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya sikap legawa dan tanggung jawab sosial. Di saat seseorang memiliki segala alasan untuk fokus pada kesedihannya sendiri, Haji Muhammad Suryo justru memilih untuk merangkul orang lain yang terdampak.

Kini, pihak keluarga dan kerabat memohon doa dari masyarakat agar proses pemulihan fisik Haji Suryo serta keluarga Abdullah dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Sebagai informasi bahwa kecelakaan ini terjadi di Kecamatan Temon, Kulon Progo, Yogyakarta. Saat ini, kondisi kesehatan Haji Suryo dilaporkan terus menunjukkan tren positif setiap harinya.