Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Gaya Hidup

Apa Itu Josjis? Mengenal Istilah Viral TikTok yang Bikin Maba Unair Sampai Gen Z Heboh

×

Apa Itu Josjis? Mengenal Istilah Viral TikTok yang Bikin Maba Unair Sampai Gen Z Heboh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Gen Z / foto: freepik

Solusiindonesia.com — Dunia media sosial emang nggak pernah absen ngelahirin tren unik. Belum beres kita pakai istilah-istilah lama, sekarang muncul lagi kata baru yang lagi wara-wiri di FYP TikTok: “Josjis”.
Bukan cuma sekadar bunyi-bunyian, istilah ini punya cerita unik di baliknya yang bikin anak muda ngerasa relate banget. Yuk, kita bedah tuntas apa sih sebenarnya Josjis itu

Berawal dari “Kursi Empuk” PKKMB Unair
Fenomena ini bermula dari konten seorang mahasiswa baru (maba) Universitas Airlangga (Unair). Lewat sebuah video yang penuh percaya diri, maba tersebut curhat soal keberuntungannya dapet “rezeki kursi empuk” pas acara PKKMB (ospek kampus).

Cerita itu ditutup dengan celetukan “Pemuda Josjis” yang langsung memicu gelombang tawa. Nggak butuh waktu lama, video itu langsung booming. Dari yang awalnya cuma inside joke anak Unair, sekarang Josjis sudah melanglang buana ke WhatsApp, Instagram, sampai X (Twitter).

Bedah Makna: Antara Mantap dan Singkatan “Deep”
Secara linguistik ala anak nongkrong, Josjis itu modifikasi kreatif. Ini rinciannya:

  • Evolusi Kata “Jos”: Kita tahu “Jos” artinya mantap atau keren. Penambahan akhiran “-jis” di belakangnya ngasih efek hiperbolis yang lucu dan gampang nempel di kepala (earworm).
  • Versi Singkatan Positif: Uniknya, netizen juga bikin backronym atau kepanjangan dari Josjis, yaitu: Jujur, Optimis, Sabar, Jujur neh, Inspiratif, dan Solutif.

Meski awalnya cuma buat lucu-lucuan, tafsir ini nunjukin kalau Gen Z itu kreatif banget dalam ngasih makna baru yang positif ke sebuah kata gaul.

Kenapa Bisa Viral Banget?
Ada alasan kuat kenapa Josjis nggak cuma jadi tren numpang lewat:

  • Identitas Kelompok: Pakai istilah Josjis bikin seseorang merasa “in” dan nggak ketinggalan zaman. Ini semacam kode rahasia buat mereka yang aktif di media sosial.
  • Ice Breaker: Kata ini fleksibel banget. Bisa dipakai buat nyairin suasana pas lagi ngobrol serius, atau sekadar buat seru-seruan di kolom komentar.
  • Vibes yang Positif: Dibandingkan bahasa gaul yang konotasinya negatif, Josjis kerasa lebih fun dan penuh semangat.

Bahasa Gaul: Penanda Zaman Gen Z
Menurut kacamata sosiolinguistik, munculnya istilah kayak Josjis adalah bukti kalau bahasa itu dinamis. Sama kayak era “Mantul” atau “Goks” di masanya, Josjis jadi penanda zaman buat generasi yang tumbuh besar dengan algoritma TikTok.

Walaupun mungkin nanti bakal terganti dengan istilah baru, Josjis udah resmi jadi bagian dari arsip budaya populer digital kita. Dokumentasi istilah kayak gini penting banget buat ngeliat sejauh mana kreativitas anak muda Indonesia berkembang.

Kesimpulan: Josjis adalah bukti kalau hal sederhana—seperti dapet kursi nyaman saat ospek—bisa jadi gerakan budaya baru kalau divalidasi sama kekuatan internet.

Gimana, Sobat Josjis? Sudah siap pakai istilah ini di tongkrongan?

Image Slide 1