Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Gaya Hidup

Pengakuan Mengejutkan Manohara Odelia Pinot: Alami Trauma Masa Kecil Akibat Praktik Ilmu Hitam Sang Ibu

×

Pengakuan Mengejutkan Manohara Odelia Pinot: Alami Trauma Masa Kecil Akibat Praktik Ilmu Hitam Sang Ibu

Sebarkan artikel ini
Manohara Odelia Pinot. Foto: Instagram

Solusiindonesia.com — Sosok Manohara Odelia Pinot kembali menjadi perbincangan hangat di awal tahun 2026. Bukan soal karier atau asmaranya, model blasteran ini mengungkap sisi gelap masa kecilnya yang selama ini tersimpan rapat. Melalui pernyataan emosional di media sosial, Manohara mengaku pernah menjadi korban praktik ilmu hitam yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri, Daisy Fajarina.

Masa Kecil yang Kelam: Dipaksa Mengikuti Ritual Mistis
Manohara secara terbuka menyatakan betapa sulit baginya untuk memberikan predikat “ibu” kepada wanita yang melahirkannya. Menurutnya, perlakuan yang ia terima di masa lalu jauh dari nilai-nilai kemanusiaan.

“Aku bahkan kesulitan menyebutnya ibuku, karena tindakannya bertentangan dengan setiap definisi kemanusiaan tentang bagaimana seharusnya seorang ibu,” tulis Manohara melalui unggahan Instagram Story-nya yang dikutip pada Rabu (21/1/2026).

Mantan istri Pangeran Kelantan ini membeberkan bahwa sejak dirinya masih kanak-kanak, sang ibu sudah terlibat jauh dalam dunia sihir atau ilmu hitam. Manohara sering dibawa berkeliling ke berbagai daerah, seperti Sukabumi dan Bogor, untuk menemui dukun atau “orang pintar”.

Trauma Akibat Ritual Tak Masuk Akal
Alasan di balik tindakan tersebut cukup mengejutkan; sang ibu menganggap Manohara kecil sebagai anak yang kurang patuh. Untuk “memperbaikinya”, Manohara dipaksa menjalani serangkaian ritual yang meninggalkan trauma mendalam hingga ia dewasa.

  • Minum air ritual: Dipaksa mengonsumsi air yang telah diberi jampi-jampi.
  • Mandi minyak dan kembang: Menjalani praktik pembersihan fisik yang tidak masuk akal secara logika.
  • Praktik menakutkan: Berbagai tindakan mistis lainnya yang membingungkan bagi anak seusianya.

Manohara juga menegaskan bahwa tindakan ibunya sama sekali tidak mencerminkan ajaran agama tertentu. “Saya ingin memperjelas satu hal. Ini bukan Islam. Ilmu hitam dilarang dalam Islam,” tegasnya, sembari menambahkan bahwa praktik tersebut adalah murni bentuk pelecehan.

Jejak Rekam Manohara: Dari Kasus KDRT hingga Perjalanan Spiritual
Nama Manohara pertama kali meledak di panggung publik pada tahun 2008-2009. Kala itu, drama rumah tangganya dengan putra Sultan Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry, menyita perhatian dua negara.

Di usia yang baru 17 tahun, ia dikabarkan mengalami KDRT sebelum akhirnya berhasil kembali ke Indonesia dan bercerai. Setelah itu, Manohara sempat dikabarkan dekat dengan beberapa tokoh publik seperti Ardi Bakrie dan Arian Arifin, meski kabar tersebut tidak pernah dikonfirmasi secara resmi.

Selain kisah asmara, perjalanan spiritualnya juga sempat menghebohkan publik. Pada tahun 2020, Manohara mengonfirmasi bahwa ia telah pindah agama ke Kristen. Ia menekankan bahwa keyakinan adalah urusan privasi antara manusia dengan Tuhan dan menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Kehidupan Baru: Temukan Kebahagiaan Bersama Kristian Hansen
Setelah melewati berbagai badai kehidupan, Manohara kini tampak jauh lebih bahagia. Kabar terbaru menyebutkan dirinya tengah menjalin hubungan spesial dengan Kristian Hansen, seorang YouTuber dan vlogger asal Denmark yang populer karena konten berkeliling Indonesia.

Melalui unggahan di akun Instagramnya, Kristian Hansen mengungkapkan rasa syukurnya atas tahun 2025 yang luar biasa, di mana salah satu momen terbaiknya adalah bertemu dengan Manohara.

“Aku tidak bisa berharap untuk 2025 yang lebih baik… menemukan Mano, membangun rumah baru, dan menyelesaikan perjalanan di Sulawesi,” tulis Kristian dalam unggahan awal Januari 2026.

Meskipun keduanya belum memberikan detail spesifik mengenai status hubungan mereka, potret kebersamaan yang dibagikan menunjukkan bahwa Manohara kini telah menemukan ketenangan dan dukungan yang ia butuhkan setelah masa lalu yang traumatis.

Image Slide 1