Solusiindonesia.com — Penyanyi legendaris Ari Lasso meluapkan kekecewaannya terhadap penyelenggaraan Soul Intimate Concert VI (Soul ID) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (21/12/2025). Masalah teknis yang fatal membuat mantan vokalis Dewa 19 ini menyebutnya sebagai salah satu pengalaman terburuk dalam dua dekade terakhir.
Kronologi Gangguan Teknis: Speaker FOH Mati Total
Kekacauan bermula saat Ari Lasso baru saja memulai penampilannya. Pada dua lagu pertama, pengeras suara utama atau Front of House (FOH) yang mengarah ke penonton tiba-tiba mati total. Ironisnya, Ari baru menyadari hal tersebut setelah mendapatkan isyarat dari penonton di barisan depan.
“Untung penonton di depan memberi tahu bahwa FOH speaker mati,” tulis Ari melalui unggahan di media sosialnya, Senin (22/12/2025).
Insiden ini dinilai sangat fatal bagi konser berskala besar. Ari mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 20 tahun kariernya, ia jarang sekali menemui kendala teknis separah ini di atas panggung profesional.
Ketegangan dengan Penyelenggara di Balik Panggung
Selain masalah teknis, Ari juga menyoroti manajemen waktu dan sikap pihak promotor. Di saat situasi memanas karena penonton mulai menunjukkan ketidakpuasan, pihak penyelenggara justru tetap menyalakan pengatur waktu (timer) penampilan seolah tidak terjadi masalah.
Demi menjaga kualitas pertunjukan untuk sekitar 5.000 penonton yang hadir, Ari menyatakan siap bertanggung jawab secara finansial jika durasinya dianggap melampaui batas kontrak.
“Saya tidak rela kegembiraan sekitar 5.000 penonton direnggut. Bahkan lagu ‘Kangen’ pun tak sempat dibawakan,” tegasnya.
Tantangan untuk Promotor
Ari Lasso juga mengisyaratkan adanya banyak keluhan lain dari balik layar terkait manajemen acara tersebut. Ia secara terbuka mempersilakan pihak promotor untuk memberikan klarifikasi serta mengajak penonton yang hadir untuk bersuara.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyelenggara Soul ID belum memberikan pernyataan resmi atau respons terkait kritik pedas yang dilayangkan oleh pelantun lagu “Hampa” tersebut.








