Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

Kedatangan USS Abraham Lincoln, Iran Percaya Diri Hadapi Tekanan AS

×

Kedatangan USS Abraham Lincoln, Iran Percaya Diri Hadapi Tekanan AS

Sebarkan artikel ini
Kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln / foto: tangkapan layar

Solusiindonesia.com — Kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, bersama dengan kapal pendampingnya, telah tiba di Timur Tengah pada Senin (26/1/2025) waktu setempat, di tengah ketegangan yang meningkat antara Washington dan Teheran.

Kehadiran kapal induk ini secara signifikan meningkatkan kapasitas militer AS di kawasan tersebut.

Menurut Komando Pusat AS, yang mengawasi operasi militer Amerika di Timur Tengah, kelompok tempur ini “saat ini dikerahkan ke Timur Tengah untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional,” sebagaimana dikutip dari unggahan resmi di media sosial X, Selasa (27/1/2026), dilansir AFP.

Kedatangan kapal ini terjadi saat Iran menghadapi gelombang protes besar-besaran yang dimulai pada akhir Desember lalu, akibat keluhan ekonomi dan berlanjut menjadi demonstrasi melawan pemerintah sejak 8 Januari.

Kelompok hak asasi manusia menuduh pihak berwenang Iran menggunakan kekerasan, termasuk menembak langsung para pengunjuk rasa, sementara akses internet dibatasi untuk menekan informasi.

Presiden Donald Trump sebelumnya mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap Iran jika demonstran dibunuh, dan bahkan mendorong warga Iran untuk menuntut kontrol atas lembaga-lembaga negara dengan pernyataan, “bantuan sedang dalam perjalanan.”

Namun, Trump kemudian menunda perintah serangan setelah Teheran dilaporkan menghentikan lebih dari 800 eksekusi mati di bawah tekanan diplomatik AS.

Menanggapi keberadaan kapal induk AS, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, memperingatkan Washington agar tidak ikut campur dan menegaskan bahwa Iran “percaya diri dengan kemampuannya sendiri.” Baghaei menambahkan bahwa kedatangan kapal perang seperti USS Abraham Lincoln “tidak akan mempengaruhi tekad dan keseriusan Iran untuk membela bangsa Iran.”

Image Slide 1