Solusiindonesia.com — Gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang yang berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) telah resmi berakhir. Agenda politik ini menghasilkan tujuh nama kandidat yang akan memperebutkan kursi kepemimpinan periode mendatang, termasuk sosok petahana, H. Fatchullah.
Acara yang berlangsung khidmat di Kota Malang ini dihadiri oleh jajaran pengurus dari tingkat PAC, DPC, hingga perwakilan DPW dan DPP PKB. Kehadiran tokoh agama dari PCNU Kota Malang serta anggota Fraksi PKB DPRD Kota Malang turut menambah bobot legitimasi Muscab kali ini.
Setelah melalui proses penyaringan dari sepuluh nama yang beredar sebelumnya, berikut adalah tujuh figur yang resmi ditetapkan sebagai calon ketua:
- Muhammad Anas Muttaqin, S.Psi
- Saniman Wafi, S.Tr.Par
- Drs. H. Fathol Arifin, MH
- Arief Wahyudi, SH
- Ike Kisnawati, SH
- Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto, SH
- H. Fatchullah, SH (Petahana)
Ketua DPC PKB Kota Malang petahana, H. Fatchullah, mengungkapkan bahwa ketujuh nama tersebut merupakan hasil kolaborasi antara usulan internal DPC dan pemetaan tim bentukan DPP PKB melalui DPW Jawa Timur.
Kriteria penilaian utama meliputi:
- Loyalitas dan Dedikasi: Rekam jejak pengabdian kader terhadap partai.
- Kinerja Lima Tahun Terakhir: Evaluasi program kerja dan efektivitas kepemimpinan.
- Hasil Pemilu 2024: Pencapaian suara partai di wilayah Kota Malang.
“Semua kandidat dinilai memiliki performa yang sangat baik. Bahkan, mayoritas mendapatkan predikat nilai A dalam evaluasi DPP,” ujar Fatchullah.
Menariknya, enam dari tujuh kandidat merupakan anggota aktif Fraksi PKB di DPRD Kota Malang. Kehadiran wajah-wajah baru, tokoh muda, dan keterwakilan perempuan (seperti Ike Kisnawati dan Putri Aidillah) dipandang sebagai langkah positif dalam proses regenerasi partai di tingkat lokal.
Meskipun tujuh nama telah ditetapkan, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PKB. Para calon masih harus melewati tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Dalam proses ini, aspek psikologis, visi-misi, dan loyalitas akan diuji secara mendalam oleh tim pusat. Fatchullah juga memberikan catatan jujur mengenai evaluasi pribadinya, di mana ia mengakui adanya poin kurang maksimal terkait hasil Pilkada sebelumnya, meski secara keseluruhan performa organisasi dinilai stabil.
Muscab PKB Kota Malang 2026 ini bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan momentum penentu arah kebijakan partai untuk lima tahun ke depan. Siapapun yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjaga soliditas konstituen dan meningkatkan prestasi politik PKB di Bumi Arema.







