Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Nasional

Batas Akhir Umrah 2026 Jatuh pada 18 April, Simak Jadwal Lengkapnya

×

Batas Akhir Umrah 2026 Jatuh pada 18 April, Simak Jadwal Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Jemaah sedang melakukan haji di depan ka'bah/freepik

Solusiindonesia.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi merilis jadwal krusial bagi jamaah umrah menjelang musim haji 1447 H/2026 M. Dalam aturan terbaru, pemerintah mewajibkan seluruh jamaah umrah untuk meninggalkan tanah suci paling lambat pada 18 April 2026.

Kebijakan ini berlaku menyeluruh bagi jamaah yang menggunakan jasa Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) maupun bagi mereka yang memilih jalur umrah mandiri.

Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj, Akhmad Fauzin, menjelaskan bahwa ketetapan ini bertujuan untuk menata alur operasional di Arab Saudi sebelum gelombang besar jamaah haji tiba.

Sesuai jadwal, kloter pertama jamaah haji asal Indonesia direncanakan mulai mendarat di Madinah pada 22 April 2026. Oleh karena itu, jeda empat hari disiapkan agar transisi pelayanan di bandara maupun penginapan berjalan lancar.

“Seluruh jamaah umrah harus sudah keluar dari wilayah Arab Saudi sebelum fase kedatangan jamaah haji dimulai,” tegas Fauzin dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Jadwal Penting Umrah Menjelang Haji 2026
Bagi Anda yang berencana menjalankan ibadah umrah di awal tahun ini, berikut adalah tiga tanggal penting yang wajib diperhatikan:

Agenda PentingBatas Waktu Terakhir
Penerbitan Visa Umrah20 Maret 2026
Pendaftaran Jamaah3 April 2026
Kepulangan dari Arab Saudi (Deadline)18 April 2026

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk benar-benar mematuhi tenggat waktu yang telah ditentukan. Mengabaikan batas waktu kepulangan berisiko memicu masalah serius, mulai dari kendala administrasi hingga sanksi keimigrasian dari otoritas Arab Saudi.

“Tidak ada pengecualian bagi jamaah yang mengurus perjalanan secara individual (mandiri),” tambah Fauzin.

Dengan adanya pengumuman ini, calon jamaah diharapkan segera mengatur ulang rencana perjalanan mereka agar tidak berbenturan dengan aturan ketat musim haji mendatang.