Solusiindonesia.com — Dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI . Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Penyampaian pidato kenegaraan perdananya sebagai kepala negara ,
Pidato ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru menginjak 300 hari masa kerja.di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.hari ini, Jumat (15/8/2025),
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah capaian program kerja cepat (quick wins) yang telah dijalankan selama 10 bulan pertama pemerintahannya.
Program-program tersebut mencerminkan arah kebijakan yang berpihak pada kebutuhan dasar rakyat, mulai dari program Makan Bergizi Gratis di sekolah, Cek Kesehatan Gratis, hingga pembangunan rumah sakit daerah dan renovasi sekolah.
Presiden juga menyinggung langkah konkret dalam menuntaskan penyakit menular seperti tuberkulosis, serta penguatan sektor pangan melalui pembangunan lumbung pangan nasional. Di sisi sosial, pemerintah menyalurkan bantuan sosial dan mendorong pengembangan usaha rakyat melalui peluncuran program Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan.
Langkah besar juga diambil di sektor ekonomi. Pemerintah menghapus utang macet yang membelit pelaku UMKM senilai triliunan rupiah, sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi rakyat. Sementara di bidang infrastruktur, akselerasi pembangunan bendungan, jalan, sekolah, dan proyek strategis nasional disebut sebagai langkah untuk membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Sidang tahunan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut juga menampilkan pidato pengantar dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Dalam suasana khidmat, acara diselingi dengan penayangan video capaian pemerintahan dan persembahan lagu-lagu nusantara yang memperkuat semangat kebangsaan.
Pidato kenegaraan ini digelar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Tema tersebut sejalan dengan pesan yang ingin ditekankan Presiden Prabowo: bahwa kesejahteraan rakyat adalah fondasi utama kedaulatan bangsa.
Usai sidang bersama, Presiden Prabowo dijadwalkan kembali menyampaikan pidato kenegaraan kedua dalam rapat paripurna DPR RI pada pukul 14.30 WIB, yang secara khusus akan memuat pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026.
Melalui surat edaran Menteri Sekretaris Negara, seluruh instansi pemerintahan, swasta, dan masyarakat luas diimbau untuk mengikuti siaran langsung pidato-pidato tersebut melalui berbagai kanal media, termasuk televisi nasional, radio, dan platform digital.
Pidato perdana Presiden Prabowo ini menjadi penegasan awal atas arah dan komitmen pemerintahan baru dalam menjawab harapan rakyat, sekaligus sebagai upaya membangun kepercayaan publik terhadap visi Indonesia Emas 2045.








