Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Nasional

Mirwan Copot Jabatan DPC Gerindra, Kritik Kepemimpinan Semakin Memanas di Tengah Bencana

×

Mirwan Copot Jabatan DPC Gerindra, Kritik Kepemimpinan Semakin Memanas di Tengah Bencana

Sebarkan artikel ini
Bupati Mirwan M. S. / foto: tangkapan layar

Solusiindonesia.com — Publik Aceh Selatan kembali menyoroti kepemimpinan Bupati Mirwan M. S. setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra resmi mencopot dirinya dari jabatan Ketua DPC Gerindra setempat.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Sugiono, yang menyebut pemberhentian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan terkait kinerja dan sikap Mirwan di tengah situasi darurat bencana di wilayahnya.

“Kami memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” ujar Sugiono di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Sesuai yang dilansir oleh Antaranews

la menambahkan bahwa laporan tersebut menggambarkan kondisi kepemimpinan Mirwan yang dinilai tidak sesuai harapan partai maupun publik. Meski begitu, Sugiono tidak merinci kapan pemberhentian itu berlaku.

Langkah DPP Gerindra ini muncul setelah masyarakat Aceh Selatan mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap respons pemerintah daerah pada bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di tengah masa tanggap darurat, Mirwan sempat menyatakan tidak sanggup menangani bencana di wilayahnya.

Situasi makin memicu kritik ketika pada 2 Desember 2025, Mirwan dan istri diketahui berangkat umrah, sementara warga masih menghadapi dampak bencana.

Keputusan itu memunculkan gelombang protes dari warga yang berharap pemimpin daerah tetap berada di lokasi untuk memimpin penanganan krisis.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin umrah kepada Mirwan selama masa darurat berlangsung, yang memperkuat sorotan publik terhadap kebijakan sang bupati.

Pencopotan dari jabatan ketua DPC pun menambah daftar tekanan politik yang kini dihadapi Mirwan di tengah sorotan terhadap komitmen kepemimpinannya.

Image Slide 1