Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Nasional

Gerak Cepat Prabowo di Tanah Sumatera: Fokus pada RS, Puskesmas, dan Pencarian Korban

×

Gerak Cepat Prabowo di Tanah Sumatera: Fokus pada RS, Puskesmas, dan Pencarian Korban

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto / foto: tangkapan layar

Solusiindonesia.com — Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (12/12/2025) dini hari WIB, untuk memimpin langsung penanganan bencana besar yang melanda tiga provinsi di Sumatra.

Usai lawatan ke Pakistan dan Rusia, Prabowo dijadwalkan memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ketiga provinsi itu masih berjuang memulihkan diri setelah banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025. Hampir seribu orang dilaporkan meninggal dunia, ratusan lainnya belum ditemukan, sementara jumlah pengungsi telah melampaui satu juta jiwa. Sejumlah wilayah pun masih terisolasi.

Menurut laporan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes hingga Kamis (11/12) siang, seluruh 41 rumah sakit di 18 kabupaten/kota mulai kembali beroperasi secara bertahap.

Total 343 puskesmas juga terdampak dan sedang diupayakan untuk kembali berfungsi agar dapat melayani ribuan titik pengungsian.

Dalam video yang diunggah akun Instagram Kemenkes, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut total pengungsi hampir mencapai satu juta jiwa berdasarkan data per 9 Desember 2025. Ia menambahkan, jumlah korban luka baik ringan maupun berat mendekati 9.000 orang.

“Ini adalah bencana kemanusiaan yang sangat besar,” ujarnya.

Budi juga menjelaskan prioritas penanganan di lapangan, mulai dari memastikan 41 rumah sakit dan ratusan puskesmas dapat beroperasi kembali, membersihkan fasilitas kesehatan dari lumpur, hingga memperbaiki alat-alat medis yang rusak.

Selain itu, listrik, oksigen, obat-obatan, dan logistik habis pakai harus segera distabilkan. Kemenkes turut mengerahkan tenaga medis tambahan untuk memenuhi kebutuhan layanan gawat darurat dan spesialistik.

Berdasarkan perhitungan sementara Pusat Krisis Kesehatan per Kamis (11/12), dibutuhkan 709 relawan tenaga kesehatan untuk mendukung operasional RSUD di enam kabupaten/kota, serta 845 relawan untuk puskesmas di wilayah terdampak. Para relawan akan bertugas secara rotasi setiap dua minggu.

BNPB dalam laporannya per 11 Desember 2025 menyebut jumlah korban meninggal dunia mencapai 990 jiwa: 407 di Aceh, 343 di Sumatera Utara, dan 240 di Sumatera Barat. Sementara itu, 225 orang masih dinyatakan hilang.

Sejak 28 November hingga 11 Desember, total bantuan yang masuk ke tiga provinsi tersebut mencapai 498 ton, dengan 351,4 ton telah terdistribusi melalui jalur darat, laut, dan udara.

Image Slide 1