Solusiindonesia.com — Bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, dilaporkan berada di ambang pintu keluar Al-Nassr setelah terlibat ketegangan serius dengan manajemen klub. Situasi panas ini mencuat menjelang bursa transfer musim panas, memicu spekulasi mengenai destinasi berikutnya bagi kapten Timnas Portugal tersebut.
Akar Konflik: Kebijakan Transfer yang Dianggap Pasif
Ketidakharmonisan hubungan antara Ronaldo dan petinggi Al-Nassr bermula dari protes keras sang pemain terkait arah kebijakan transfer klub. CR7 dikabarkan kecewa karena Al-Nassr tidak seagresif rival-rivalnya di Saudi Pro League—seperti Al-Ittihad, Al-Hilal, dan Al-Ahli—yang sama-sama bernaung di bawah payung Public Investment Fund (PIF).
Puncaknya terjadi pada jendela transfer Januari lalu, di mana Al-Nassr gagal mendatangkan pemain bintang dari liga top Eropa. Kekecewaan Ronaldo kian mendalam melihat manuver Al-Hilal yang sukses memboyong Karim Benzema dari Al-Ittihad.
Absennya Ronaldo dalam laga kemenangan melawan Al-Ittihad dan Al-Riyadh baru-baru ini memperkuat indikasi adanya keretakan internal. Meski kontraknya masih tersisa hingga 2027, pihak klub dikabarkan bersedia melepas pemilik lima trofi Ballon d’Or tersebut jika ada tawaran masuk sebesar 43 juta poundsterling (sekitar Rp985,99 miliar).
5 Destinasi Potensial Cristiano Ronaldo Musim Depan
Jika benar-benar meninggalkan Riyadh, berikut adalah lima klub yang diprediksi menjadi pelabuhan baru Ronaldo:
- Sporting Lisbon (Pulang ke Rumah)
Kembali ke klub masa kecil menjadi opsi paling emosional bagi Ronaldo. Sporting adalah tempat segalanya bermula sebelum ia menjadi bintang global di Manchester United pada 2003. Tantangan utama bagi klub asal Portugal ini adalah beban gaji Ronaldo yang mencapai Rp11,19 miliar per hari. - Como 1907 (Proyek Ambisius dari Italia)
Klub promosi Serie A milik pengusaha Indonesia, Hartono bersaudara, muncul sebagai kuda hitam. Dengan kekayaan pemilik yang melebihi 35 miliar poundsterling, kendala finansial bukan masalah bagi Como. Ronaldo sendiri sudah mengenal atmosfer Liga Italia saat membela Juventus. - Inter Miami (Duet Legendaris Bersama Messi)
Pindah ke MLS bisa menciptakan sejarah baru. David Beckham berpotensi menyatukan dua rival abadi, Ronaldo dan Lionel Messi, dalam satu tim. Ini akan menjadi langkah pemasaran terbesar dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat. - Al-Hilal (Tetap di Arab Saudi)
Jika ingin tetap berada di lingkungan yang sudah dikenal namun dengan skuat yang lebih kompetitif, Al-Hilal adalah jawabannya. Bergabung dengan Al-Hilal memungkinkan Ronaldo bereuni dengan Karim Benzema dan Theo Hernandez tanpa harus memboyong keluarganya keluar dari Riyadh. - Manchester United (Kembalinya Sang Legenda ke Old Trafford?)
Meski sempat berpisah secara kontroversial, peluang kembali ke United tetap terbuka. Faktor Michael Carrick—mantan rekan setim yang kini menjabat manajer interim—bisa menjadi kunci. Dengan MU yang berada di jalur Liga Champions, tantangan di level tertinggi Eropa mungkin cukup untuk menggoda Ronaldo kembali.








