Solusiindonesia.com — Budaya lokal Gresik kembali mencuri perhatian dunia internasional. Ikon seni tradisi Damar Kurung ditampilkan dalam sebuah pertunjukan short storytelling yang mengangkat tema persahabatan global di Auditorium IFI Surabaya, Pusat Kebudayaan Perancis, Jumat (23/1/2026).
Kisah inspiratif ini dibawakan oleh Jasson, siswa kelas 3 UPT SDN Petrokimia Gresik. Dalam narasinya, Jasson menggunakan Damar Kurung sebagai simbol pemersatu bagi tiga negara:
- Indonesia
- Perancis
- Jerman
Melalui imajinasi seorang anak, lentera khas Gresik tersebut digambarkan sebagai cahaya yang mampu melampaui batas bahasa dan perbedaan latar belakang budaya untuk menciptakan perdamaian dunia

Kehadiran Damar Kurung di ruang budaya internasional seperti IFI Surabaya membuktikan bahwa kearifan lokal memiliki daya tawar universal. Budaya tidak lagi dipandang sekadar warisan masa lalu, melainkan medium aktif untuk membangun dialog antarnegara.
“Setiap suara membawa pesan, setiap cerita menyalakan imajinasi,” ungkap narasi dalam pertunjukan tersebut, menekankan bahwa diplomasi budaya bisa dimulai dari langkah sederhana seorang siswa sekolah dasar.
Acara ini diharapkan mampu memperkuat hubungan bilateral melalui jalur kebudayaan. Penampilan Jasson menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai perdamaian dan persahabatan dapat dikomunikasikan secara efektif melalui seni tradisional yang dikemas secara modern dan inklusif.








