Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Daerah

Ketua DPRD Soppeng Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pejabat BKPSDM

×

Ketua DPRD Soppeng Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pejabat BKPSDM

Sebarkan artikel ini
Kabid BKPSDM Soppeng Rusman. Foto: detik

Solusiindonesia.com — Kabar mengejutkan datang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng. Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid, dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penganiayaan dan pengancaman terhadap seorang pejabat daerah.

Korban diketahui bernama Rusman, yang menjabat sebagai Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Soppeng. Insiden tersebut diduga terjadi di ruang kerja Rusman pada Rabu, 24 Desember 2025.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Persoalan PPPK
Berdasarkan keterangan Rusman dalam video yang viral di media sosial, kejadian bermula saat Andi Muhammad Farid mendatangi kantornya bersama seorang pegawai PPPK Paruh Waktu bernama Abidin. Kedatangan mereka bertujuan untuk mempertanyakan dasar penempatan kerja Abidin.

Rusman menjelaskan bahwa penempatan tersebut telah sesuai dengan prosedur dan mendapatkan persetujuan dari BKN Makassar. Namun, penjelasan tersebut nampaknya tidak memuaskan pihak Andi Farid dan Abidin.

“Andi Farid dan Abidin tidak puas dengan jawaban yang saya berikan. Kemudian terjadilah pengancaman dan penganiayaan terhadap diri saya,” ungkap Rusman dalam keterangannya, dikutip detikSulsel Sabtu, (3/1/2026)

Dugaan Kekerasan di Ruang Kerja
Dalam pengakuannya, Rusman merinci tindakan kekerasan yang ia alami. Ia menyebutkan bahwa Ketua DPRD tersebut sempat melakukan tindakan fisik yang cukup agresif.

  • Pelemparan Barang: Andi Farid diduga melempar kursi Futura berwarna biru ke arah korban.
  • Tindakan Fisik: Korban mengaku perutnya ditendang sebanyak dua kali sebelum pelaku meninggalkan ruangan.

Langkah Hukum: Laporan Resmi ke Polres Soppeng
Tak terima dengan perlakuan tersebut, Rusman resmi melayangkan laporan ke Polres Soppeng pada Minggu sore, 28 Desember 2025. Langkah hukum ini diambil untuk memperjelas situasi dan menghindari kesimpangsiuran informasi di masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman kasus.

“Betul, sudah ada laporannya. Terkait dugaan pengancaman dan penganiayaan. Kami sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan masih menunggu hasil visum korban,” ujar AKP Dodie, Kamis (1/1).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap Ketua DPRD Soppeng.

Image Slide 1