Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Daerah

Wujudkan Sidoarjo ASRI, Ribuan ASN ‘Turun Gunung’ Bersihkan Alun-Alun

×

Wujudkan Sidoarjo ASRI, Ribuan ASN ‘Turun Gunung’ Bersihkan Alun-Alun

Sebarkan artikel ini
Wujudkan Sidoarjo ASRI, Ribuan ASN 'Turun Gunung' Bersihkan Alun-Alun. Foto: Istimewa

Solusiindonesia.com — Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai memperketat budaya peduli lingkungan. Melalui inisiatif Sido ASRI, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dikerahkan untuk melakukan kerja bakti massal di jantung kota, yakni Alun-Alun Sidoarjo.

Langkah ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan implementasi nyata dari Surat Edaran (SE) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo mengenai standarisasi kebersihan ruang publik dan lingkungan perkantoran.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, menjelaskan bahwa pemilihan Alun-Alun sebagai lokasi utama kerja bakti didasari atas fungsinya sebagai pusat interaksi warga.

“Fasilitas ini dibangun menggunakan uang rakyat. Sudah kewajiban kita bersama, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk menjaga dan memeliharanya agar tetap nyaman,” ujar Fenny di sela-sela kegiatan.

Wujudkan Sidoarjo ASRI, Ribuan ASN ‘Turun Gunung’ Bersihkan Alun-Alun. Foto: Istimewa

Dalam aksi tersebut, para ASN menyisir setiap sudut area taman dan jalur pedestrian. Fokus utama mereka adalah membersihkan residu sampah kecil yang kerap luput dari perhatian, seperti puntung rokok di sela-sela tanaman, sampah plastik bekas kemasan makanan dan minuman hingga limbah domestik lainnya yang mengganggu estetika.

Satu hal yang menjadi catatan serius dalam evaluasi kerja bakti kali ini adalah temuan banyaknya puntung rokok di area publik. Padahal, Alun-Alun Sidoarjo telah ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Fenny menyayangkan rendahnya tingkat kepatuhan pengunjung terkait aturan ini. Ia mengingatkan bahwa keberadaan asap rokok sangat berisiko bagi pengunjung rentan seperti lansia dan anak-anak.

“Kami memohon kesadaran masyarakat. Jika ingin merokok, gunakanlah smoking area yang sudah disediakan. Mari saling menghargai, karena banyak anak-anak dan lansia yang datang ke sini untuk menghirup udara segar,” tegasnya.

Transformasi “Sido ASRI” tidak hanya berhenti di ruang publik. Pemkab Sidoarjo kini mewajibkan budaya kerja baru bagi seluruh perangkat daerah.

Setiap pagi, sebelum memulai pelayanan publik, ASN diwajibkan meluangkan waktu 30 menit untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan di lingkungan kantor masing-masing. Langkah ini diambil agar perilaku bersih menjadi habituasi atau kebiasaan yang melekat pada setiap abdi negara di Sidoarjo.

Keberhasilan gerakan Sido ASRI sangat bergantung pada kolaborasi antara penyediaan fasilitas oleh pemerintah dan kepatuhan masyarakat dalam menjaga kebersihan. Pemkab berharap, aksi nyata para ASN ini mampu memantik rasa memiliki (sense of belonging) warga Sidoarjo terhadap fasilitas umum yang ada.

Dengan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah, Sidoarjo tidak hanya sekadar memenuhi target nasional Indonesia ASRI, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan warganya.