Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

Guncang Gedung Putih, Putin dan Iran ‘Main Mata’ di Moskow Saat Trump Tabuh Genderang Perang

×

Guncang Gedung Putih, Putin dan Iran ‘Main Mata’ di Moskow Saat Trump Tabuh Genderang Perang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi bendera Iran dan Rusia. Foto: Freepik

Solusiindonesia.com — Di tengah gertakan keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengancam bakal membumihanguskan Teheran, Vladimir Putin justru pamer kemesraan dengan sekutu terdekatnya. Kremlin secara mengejutkan mengonfirmasi pertemuan rahasia tingkat tinggi antara Presiden Rusia tersebut dengan bos keamanan Iran, Ali Larijani, di Moskow.

“Kepala negara menerima di Kremlin Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Larijani, yang sedang mengunjungi Rusia,” kata Kremlin dalam sebuah pernyataan di situs webnya, dilansir AFP, Sabtu (31/1/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan diplomatik biasa. Ini adalah sinyal kuat perlawanan terhadap tekanan Washington yang kian mencekik.

Langkah Putin menerima Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran ini terjadi tepat saat Donald Trump mencoba memojokkan Iran ke sudut ring. Trump sesumbar bahwa Teheran bakal “bertekuk lutut” dan memohon kesepakatan nuklir baru demi menghindari serangan militer AS.

Tak hanya soal nuklir, Trump juga menggunakan isu kerusuhan domestik di Iran—yang dikabarkan menelan ribuan korban jiwa—sebagai amunisi untuk melegitimasi ancaman serangannya. Namun, alih-alih gentar, Iran justru terbang ke Moskow untuk memperkuat barisan.

Meski Kedutaan Besar Iran hanya menyebut pembicaraan berfokus pada “ekonomi dan isu regional,” publik membaca ini sebagai konsolidasi kekuatan.

Dunia kini menanti, apakah diplomasi “meja makan” Putin dan Larijani ini mampu meredam ambisi militer Trump, atau justru menjadi pemicu ledakan konflik yang lebih besar di awal tahun 2026 ini.

Image Slide 1