Solusiindonesia.com — Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan selama sepuluh hari akhirnya membuahkan hasil pilu. Jenazah pria yang diduga kuat merupakan pelatih tim sepak bola wanita Valencia CF B, Fernando Martin Carreras, ditemukan mengapung di perairan Labuan Bajo pada Minggu (4/1/2026) pagi.
Meskipun identitas korban telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga, nasib kedua anak laki-lakinya hingga kini masih menjadi misteri.
Kronologi Penemuan Jenazah
Jasad korban ditemukan oleh tim pencari sekitar pukul 08.45 WITA. Penemuan ini terjadi tepat pada hari terakhir operasi SAR sesuai standar prosedur pencarian. Tubuh korban ditemukan mengapung di permukaan air sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas.
“Father is found (Fernando yang ditemukan),” ujar salah satu anggota keluarga yang berada di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo dengan nada getir, sebagaimana dikutip dari detikBali.
Nasib Kedua Anak Korban Masih Belum Diketahui
Meski sang ayah telah ditemukan, duka keluarga belum berakhir. Hingga berita ini diturunkan, dua anak laki-laki Fernando yang ikut hilang dalam insiden tersebut masih belum ditemukan.
Pihak Basarnas belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kelanjutan pencarian kedua anak tersebut setelah masa operasi standar berakhir hari ini.
Menunggu Pernyataan Resmi Basarnas
Suasana di Pelabuhan Marina Labuan Bajo tampak tegang saat proses evakuasi berlangsung. Kepala Kantor Basarnas Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, masih enggan memberikan keterangan mendalam terkait teknis penemuan.
“Nanti saja, nanti saja,” ucap Fathur singkat saat menyambut kedatangan jenazah di pelabuhan.
Identifikasi di RSUD Labuan Bajo
Setelah berhasil dievakuasi ke darat, jenazah langsung dilarikan ke RSUD Labuan Bajo menggunakan ambulans untuk menjalani proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian secara medis.
Sejumlah personel tim SAR gabungan di lapangan mengonfirmasi bahwa seluruh prosedur evakuasi berjalan lancar meski diselimuti suasana duka yang mendalam dari rekan dan keluarga korban.








