Solusiindonesia.com — Para kepala daerah dari berbagai wilayah mulai memadati Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), untuk mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 06.43 WIB menunjukkan sejumlah kepala daerah telah tiba, di antaranya Wali Kota Depok Supian Suri, Bupati Rifai Tajudin, serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Kehadiran mereka turut didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang menjadi peserta Rakornas.
Setibanya di kawasan SICC, para kepala daerah turun dari kendaraan di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, kemudian berjalan kaki sejauh kurang lebih 100 meter menuju pintu masuk utama.
Kedatangan peserta disambut penampilan marching band yang membawakan lagu “Maju Tak Gentar” hingga “Sepanjang Jalan Kenangan”, menciptakan suasana seremoni sejak pagi hari.
Sejumlah kepala daerah terlihat saling menyapa, berjabat tangan, bahkan menyempatkan diri berfoto bersama. Petugas keamanan tampak bersiaga mengatur arus kedatangan peserta yang datang bersama ajudan maupun pendamping.
Di tengah suasana gerimis yang mengguyur kawasan SICC, para ajudan terlihat sigap memayungi kepala daerah saat berjalan menuju lokasi acara. Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 ini digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan diperkirakan dihadiri sekitar 4.487 peserta. Mereka terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.
Pada Rakornas tahun ini, Kemendagri mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut ditujukan untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas Presiden melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, menjelaskan bahwa Rakornas 2026 merupakan kelanjutan dari pelaksanaan tahun sebelumnya serta menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Dalam rangkaian kegiatan Rakornas, Kemendagri menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pimpinan lembaga negara, termasuk unsur TNI dan Polri, sebagai narasumber dalam berbagai sesi tematik.
Beragam program strategis Presiden akan dibahas, mencakup kebijakan ekonomi, investasi, dan energi, serta penguatan program kerakyatan seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga Makan Bergizi Gratis.
Selain itu, turut dibahas peran Kejaksaan, TNI, Polri, dan KPK dalam pengamanan, penegakan hukum, serta pengawasan guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.








