Solusiindonesia.com — Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva memberi sambutan khusus kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-17 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu (06/07/2025).
Prabowo tiba tepat pukul 10.53 Pagi Waktu setempat, ia disambut dengan pasukan kehormatan dan karpet merah,sebuah tradisi yang menunjukan penghormatan bagi para pemimpin dunia pada berbagai acara termasuk di KTT BRICS di Brazil.
Saat berpidato, Lula secara khusus menyampaikan ucapan selamat datang kepada Prabowo, yang untuk kali pertama hadir dalam forum BRICS sebagai kepala negara dari anggota penuh baru.
“Saya ingin secara khusus menyambut Presiden Prabowo Subianto, yang berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam Cúpula dos BRICS sebagai Presiden Indonesia,” ujar Lula di hadapan para pemimpin negara anggota BRICS, dikutip dari siaran pers Tim Media Prabowo, pada Senin (07/07/2025).
Lula juga menyoroti semangat konferensi Asia-Afrika 1995 di bandung yang menolak dominasi kekuatan besar dunia.
“BRICS adalah manifestasi dari gerakan non-blok Bandung. BRICS menghidupi semangat Bandung,” tegasnya
Ia juga mengatakan bahwa pendirian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menandai kekalahan fasisme dan menjadi simbol harapan kolektif dunia.Lula juga mengingatkan bahwa sebagian besar negara anggota BRICS saat ini adalah pendiri PBB.
Selain Prabowo, juga hadir beberapa pemimpin negara anggota baru, antara lain Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly, Putra Mahkota Abu Dhabi Khalid bin Mohammed bin Zayed, dan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi.
Para pemimpin negara anggota baru itu melengkapi kehadiran negara-negara pendiri seperti Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.







