Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Nasional

Visa Schengen Dipermudah, Komisi Eropa Longgarkan Aturan untuk WNI

×

Visa Schengen Dipermudah, Komisi Eropa Longgarkan Aturan untuk WNI

Sebarkan artikel ini
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam konferensi pers kepada Presiden RI Prabowo Subianto di Brussels, Belgia / foto: facebook

Solusiindonesia.com — Komisi Eropa mengumumkan pelonggaran aturan visa Schengen multi-entry khusus bagi pemegang paspor Indonesia.

Hal ini disampaikan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam konferensi pers kepada Presiden RI Prabowo Subianto di Brussels, Belgia, Minggu (13/07/2025).

Dalam pernyataannya, von der Leyen mengatakan bahwa pihaknya telah setuju mengadopsi keputusan tentang Visa Cascade. Hal ini akan memudahkan WNI yang telah mengunjungi Eropa dalam kedua kalinya untuk mendapatkan visa multi-entry.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Komisi Eropa telah mengadopsi keputusan mengenai visa cascade. Mulai sekarang, warga negara Indonesia yang mengunjungi Uni Eropa untuk kedua kalinya akan memenuhi syarat untuk mendapatkan visa Schengen multi-entry,” ujar Ursula dalam konferensi pers.

Ursula menekankan bahwa kemudahan visa ini dirancang bukan sekadar untuk perjalanan jangka pendek, melainkan untuk mendorong kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, investasi, hingga pertukaran sosial.

“Ini akan memudahkan mereka tidak hanya untuk berkunjung, tetapi juga untuk berinvestasi, belajar, dan membangun koneksi yang lebih dalam,” tuturnya.

Visa Schengen adalah izin masuk bagi warga negara non-Uni Eropa untuk melakukan kunjungan singkat dan sementara hingga 90 hari dalam periode 180 hari ke suatu atau beberapa negara di wilayah Schengen. Wilayah ini mewakili 29 negara Eropa.

Pada saat yang sama, Prabowo menyambut baik penguatan kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa, termasuk dalam bidang mobilitas antar warga.

Dia menekankan betapa pentingnya hubungan jangka panjang yang dibangun di atas dasar saling percaya dan nilai bersama.

“Sekali lagi, saya tegaskan bahwa di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, kami memandang Eropa memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas global. Menurut kami, Eropa tetap menjadi pemimpin di banyak aspek kehidupan modern, dan kami terus memandang Eropa sebagai mitra penting,” kata Prabowo.