Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Nasional

Dorong Hunian Berkelanjutan, Fahri Hamzah: Pemerintah Siapkan Perumahan Ramah Lingkungan untuk Masa Depan

×

Dorong Hunian Berkelanjutan, Fahri Hamzah: Pemerintah Siapkan Perumahan Ramah Lingkungan untuk Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah / foto: instagram

Solusiindonesia.com — Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mendorong integrasi aspek keberlanjutan dalam setiap pengembangan perumahan nasional. Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah menegaskan bahwa pembangunan hunian kini tak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga pada kualitas lingkungan dan efisiensi energi.

“Pengembangan perumahan ke depan tidak hanya soal ketersediaan rumah, tapi juga tentang bagaimana hunian itu bisa berkelanjutan,” kata Fahri dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) pada 2060, sekaligus menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat.

Menurut Fahri, pemanfaatan energi terbarukan akan menjadi solusi utama untuk menciptakan kawasan permukiman hijau yang mandiri secara energi dan ramah lingkungan.

“Energi bersih menjadi kunci penting dalam menciptakan kawasan permukiman modern yang efisien dan hemat energi,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan dukungan terhadap rumah modular cerdas berbasis NZE yang dinilai sebagai alternatif inovatif dalam menyikapi tantangan krisis iklim.

“Kami terbuka untuk mendukung penuh upaya Kementerian PKP dalam membangun rumah-rumah rakyat, baik di desa maupun kota,” kata AHY.

Pemerintah bahkan mempertimbangkan integrasi rumah modular ini ke dalam program pembangunan 3 juta rumah sebagai upaya mengatasi backlog perumahan di Indonesia.

Dalam waktu dekat, Kementerian PKP direncanakan akan berdiskusi dengan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) untuk menjajaki potensi kerja sama pengembangan rumah modular. Teknologi ini diyakini dapat mempercepat pembangunan rumah yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga ramah lingkungan.

Upaya kolaboratif antara kementerian, pelaku industri, dan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju pembangunan perumahan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Image Slide 1