Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Nasional

Perusahaan Turki Ketagihan Produk Indonesia! Nilai Impor Meroket, Kerja Sama Dagang RI-Turki Makin Solid

×

Perusahaan Turki Ketagihan Produk Indonesia! Nilai Impor Meroket, Kerja Sama Dagang RI-Turki Makin Solid

Sebarkan artikel ini
Perusahaan Turki Ketagihan Produk Indonesia! Nilai Impor Meroket, Kerja Sama Dagang RI-Turki Makin Solid/instagram

Solusiindonesia.com –Hubungan perdagangan Indonesia dan Turki terus menunjukkan tren positif, salah satunya melalui konsistensi perusahaan Turki dalam mengimpor produk Indonesia.

Salah satu contohnya adalah Ergun Kimya Kozmetik, yang menerima Primaduta Award dari Kementerian Perdagangan RI sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya.

Penghargaan diserahkan oleh Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, kepada CEO perusahaan, Ihsan Ergun, di Gaziantep, Turki, pada 7 November.

Primaduta Award diberikan kepada mitra dagang internasional yang berhasil menjaga konsistensi dan meningkatkan impor produk Indonesia.

Sejak 2015, Ergun Kimya secara rutin mengimpor “soap noodle” atau bahan baku sabun dari Indonesia. Nilai impor diperkirakan mencapai 10 juta dolar AS pada tahun 2025, sementara produk jadi yang dihasilkan perusahaan ini diekspor ke lebih dari 60 negara dengan nilai produksi tahunan sekitar 30 juta dolar AS.

Dubes Achmad menekankan bahwa kolaborasi yang saling menguntungkan ini berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat kedua negara. la juga optimistis fasilitas produksi baru Ergun Kimya yang baru rampung dapat memperkuat kapasitas produksi sekaligus menunjang kerja sama perdagangan dengan Indonesia di masa depan.

Data Kementerian Perdagangan RI menunjukkan bahwa nilai perdagangan bilateral Indonesia-Turki meningkat signifikan selama lima tahun terakhir, dari 1,32 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 2,4 miliar dolar AS pada 2024.

Pertemuan bilateral pada Februari lalu antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menunjukkan optimisme bahwa nilai perdagangan kedua negara dapat mencapai 10 miliar dolar AS.

Selain Ergun Kimya, Primaduta Award tahun ini diberikan kepada 17 penerima, termasuk entitas asing, diaspora Indonesia, dan perwakilan RI di luar negeri, sebagai pengakuan atas peran mereka dalam memperkuat perdagangan produk Indonesia di dunia.

Image Slide 1