Solusiindonesia.com — Rencana pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk dalam tahap ketiga dari program pembangunan Kodam baru oleh TNI Angkatan Darat.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembangunan Kodam dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah Indonesia. Tahap pertama dan kedua masing-masing mencakup lima wilayah, sementara NTT direncanakan masuk pada tahap ketiga.
“Pertama sudah lima, tahap kedua ada lima lagi, dan nantinya NTT masuk tahap ketiga,” kata Maruli kepada wartawan di Kupang, senin (12/1/2026). Sesuai yang dilansir oleh Antaranews
Namun, KSAD belum menyebutkan secara rinci waktu pelaksanaan tahap ketiga tersebut dan menyatakan masih menunggu proses lebih lanjut. Meski demikian, sinyal realisasi pembangunan Kodam NTT menguat setelah adanya pertemuan antara Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.
Dalam pertemuan tersebut disebutkan bahwa pembangunan Kodam NTT ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026.
Pemerintah Provinsi NTT menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut karena dinilai strategis bagi penguatan pertahanan sekaligus percepatan pembangunan daerah.
Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan kehadiran Kodam di NTT akan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AD, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di seluruh wilayah provinsi kepulauan tersebut.
Selain aspek pertahanan, pembangunan Kodam baru di NTT juga diproyeksikan berdampak pada peningkatan infrastruktur, pemerataan penempatan personel TNI, serta penguatan layanan kesehatan melalui rencana pembangunan rumah sakit TNI AD.
Pemerintah daerah berharap keberadaan Kodam di NTT dapat memperkuat kesiapan wilayah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan keamanan, sekaligus mendukung kepentingan nasional di kawasan timur Indonesia.







