Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Nasional

Siap Terjun! Relawan Ahli BLK Kemnaker Dorong Pemulihan Infrastruktur di 3 Provinsi Terdampak Bencana

×

Siap Terjun! Relawan Ahli BLK Kemnaker Dorong Pemulihan Infrastruktur di 3 Provinsi Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli / foto: tangkapan layar

Solusiindonesia.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan instruktur dari balai latihan kerja (BLK) sebagai relawan untuk membantu proses pemulihan sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan para instruktur tersebut akan diterjunkan pada fase pemulihan, khususnya untuk mendukung perbaikan fasilitas dasar di wilayah-wilayah terdampak.

“Relawan yang kami siapkan merupakan instruktur Kemnaker yang memiliki keahlian teknis dan siap membantu perbaikan sarana-prasarana,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (9/12/2025). Sesuai yang dilansir oleh Antaranews

Instruktur BLK yang dipersiapkan terdiri atas tenaga ahli di bidang mekanik, kelistrikan, konstruksi, hingga perbaikan otomotif. Kehadiran mereka diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan infrastruktur yang rusak.

“Kami memiliki instruktur di berbagai bidang seperti mekanik, elektrik, konstruksi, serta servis kendaraan. Saat ini kami sedang mencari mekanisme terbaik agar mereka dapat terlibat sebagai relawan,” tambah Yassierli.

Kemnaker juga telah melakukan peninjauan terhadap sejumlah BLK yang turut terdampak bencana di tiga provinsi tersebut. Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor sebelumnya meninjau kondisi BLK di Sumatera Utara sekaligus melakukan penggalangan dana untuk mendukung pemulihan.

“Situasi di Medan cukup memprihatinkan. Beberapa pegawai kami juga terdampak, termasuk rumah mereka yang rusak akibat banjir. Kami melakukan penggalangan dana internal dan bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan untuk bantuan eksternal,” kata Yassierli.

Sementara itu, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (8/12/2025) sore mencatat jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 961 jiwa. Sebanyak 293 orang masih hilang, sementara lebih dari 5.000 warga mengalami luka-luka.

Image Slide 1