Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Pendidikan

Dorong Generasi Cerdas, Pemkab Sidoarjo Luncurkan 4.000 Beasiswa 2026 Dorong Generasi Cerdas

×

Dorong Generasi Cerdas, Pemkab Sidoarjo Luncurkan 4.000 Beasiswa 2026 Dorong Generasi Cerdas

Sebarkan artikel ini
Program Beasiswa 2026 Pemkab Sidoarjo. Foto: Diskominfo Kabupaten Sidoarjo.

Solusiindonesia.com — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi meluncurkan Program Beasiswa Tahun 2026 dengan kuota 4.000 penerima. Program ini menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, daya saing generasi muda, serta pemerataan akses belajar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Peluncuran program tersebut diumumkan pada Selasa, 4 Februari 2026, sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah yang telah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026.

Pemkab Sidoarjo menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo dalam mendorong percepatan pembangunan manusia. Kebijakan tersebut difokuskan pada penguatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Pemerintah daerah menilai investasi di sektor pendidikan menjadi fondasi utama untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Program Beasiswa 2026 ditujukan bagi 4.000 penerima dari berbagai latar belakang pendidikan. Sasaran utama meliputi mahasiswa perguruan tinggi, pelajar yatim, serta peserta didik dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Dengan jumlah penerima yang besar, Pemkab Sidoarjo berharap dapat memperluas dampak sosial dari kebijakan pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi unggul yang berprestasi.

Beasiswa ini dibagi dalam beberapa kategori. Untuk jenjang perguruan tinggi, penerima mencakup mahasiswa berprestasi akademik, mahasiswa berprestasi nonakademik, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, serta jalur keagamaan.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga menyediakan Beasiswa Yatim bagi peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat, baik sekolah negeri maupun swasta.

Khusus Beasiswa Yatim, pemerintah menerapkan sistem pendaftaran melalui admin sekolah masing-masing. Peserta didik tidak dapat mengajukan secara mandiri.

Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga validitas data serta memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh siswa yatim yang memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan pendidikan.

Pendaftaran Beasiswa Tahun 2026 dibuka mulai 1 Februari hingga 28 Februari 2026. Seluruh proses dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswasidoarjokab.go.id.

Pemkab Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi persyaratan sesuai jadwal agar tidak kehilangan kesempatan memperoleh bantuan pendidikan dari pemerintah daerah.

Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan bahwa beasiswa ini dirancang untuk memastikan tidak ada anak Sidoarjo yang gagal melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin memberi ruang bagi anak-anak berprestasi agar terus berkembang dan memiliki semangat belajar yang tinggi untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Pemkab Sidoarjo juga menempatkan beasiswa sebagai bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan. Program ini melengkapi berbagai bantuan pendidikan lain, seperti bantuan operasional sekolah dan bantuan sosial bagi keluarga kurang mampu.

Melalui kebijakan ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa faktor ekonomi tidak lagi menjadi penghambat utama bagi anak-anak dalam mengakses pendidikan yang layak.

Bupati Subandi menyebut beasiswa ini sebagai bentuk investasi pemerintah terhadap kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, anak-anak yang memperoleh pendidikan berkualitas akan memiliki keterampilan dan daya saing yang lebih baik di dunia kerja.

Ia juga mendorong para penerima beasiswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan prestasi, serta mengembangkan inovasi agar dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah setelah lulus.

Melalui Program Beasiswa 2026, Pemkab Sidoarjo berharap dapat menciptakan generasi muda yang produktif, terampil. (***)

Image Slide 1